Jumat, 18 Desember 2009

"Mengenal Oscilloscope dan Penggunaanya"

Mengenal Oscilloscope dan Penggunaannya

Stereo Guide

Oscilloscope adalah peralatan elektronik yang menghasilkan tampilan grafik pada layar untuk menampilkan gelombang maupun signal elektronik yang diukurnya.

Misalnya, kita tidak pernah bisa melihat signal yang dipancarkan oleh system audio yang kita gunakan. Dengan bantuan Oscilloscope, signal tersebut dapat tampil dalam layar, sehingga dapat dilihat bentuk gelombangnya, panjang gelombang, frekwensi gelombang, maupun bentuk menyeluruh gelombang.

Semua alat ukur elektronik bekerja berdasarkan sample data, semakin tinggi sample data, semakin akurat peralatan elektronik tersebut. Pada Oscilloscope, umumnya pempunyai sampel data yang sangat tinggi, dan karenanya umumnya oscilloscope merupakan alat ukur elektronik yang mahal.

Contoh cara kerjanya. misalnya sebuah oscilloscope mempunyai sample rate 10Ks/s (10 kilo sample/second = 10000 data perdetik) akan melakukan pembacaan sebanyak 10000 kali dalam sedetik. Jika yang diukur adalah sebuah gelombang dengan frekwensi 2500Hz, maka setiap sampel data akan memuat data 1/4 dari sebuah gelombang penuh yang umumnya ditampilkan dalam layar dengan grafik skala XY.

Oscilloscope adalah alat ukur yang dapat menunjukkan kepada anda 'bentuk' dari sinyal listrik dengan menunjukkan grafik tegangan terhadap waktu pada layarnya. Seperti layaknya voltmeter dengan fungsi kemampuan lebih, penampilan tegangan berubah terhadap waktu. Sebuah grafik setiap 1cm grid membuat anda dapat melakukan pengukuran dari tegangan dan waktu pada layar.

Sebuah grafik, biasa disebut trace /jejak, tergambar oleh pancaran electron menumbuk lapisan phosphor dari layar menimbulkan pancaran cahaya, biasanya berwarna hijau atau biru. Ini sama dengan pengambaran pada layar televisi.

Oscilloscope terdiri dari tabung vacuum dengan sebuah cathode (electrode negative) pada satu sisi yang menghasilkan pancaran electron dan sebuah anode (electrode positive) untuk mempercepat gerakannya sehingga jatuh tertuju pada layar tabung, susunan ini disebut dengan electron gun.
Sebuah tabung juga mempunyai elektroda yang menyimpangkan pancaran elektron keatas atau kebawah dan kekiri atau kekanan. Elektron-elektron disebut pancaran sinar katoda sebab mereka dibangkitkan oleh cathode dan ini menyebabkan oscilloscope disebut secara lengkap dengan cathode ray oscilloscope atau CRO.

“ FLIP-FLOP ”

Multivibrator adalah suatu rangkaian regeneratif dengan dua buah piranti aktif, yang

dirancang sedemikian sehingga salah satu piranti bersifat menghantar pada saat piranti lain

terpancung. Multivibrator dapat menyimpan bilangan biner, mencacah pulsa, menyerempakkan

operasi-operasi aritmatika, serta melaksanakan fungsi-fungsi pokok lainnya dalam sistem digital.

Ada tiga jenis multivibrator,yaitu : astabil, monostabil, dan bistabil. Dalam percobaan ini

hanya membahas multivibrator bistabil. Nama lain dari multivibrator bistabil adalah flip-flop,

yaitu multivibrator yang keluarannya adalah suatu tegangan rendah atau tinggi, 0 atau 1. Keluaran

ini tetap rendah atau tinggi; untuk mengubahnya, harus didrive oleh suatu masukan yang disebut

pemicu (triger). Sampai datangnya pemicu, tegangan keluaran tetap rendah atau tinggi untuk

selang waktu yang tak terbatas.

Salah satu jenis flip-flop adalah flip-flop RS. Flip-flop ini mempunyai dua masukan dan

dua keluaran, di mana salah satu keluarannya (y ) berfungsi sebagai komplemen. Sehingga flipflop

ini disebut juga rangkaian dasar untuk membangkitkan sebuah variabel beserta

komplemennya. Flip-flop RS dapat dibentuk dari kombinasi dua gerbang NAND atau kombinasi

dua gerbang NOR.