Minggu, 11 April 2010

tugas b.indonesia

selasa, 13 januari 2009

Teks pidato pertama gw di sekolah SMPN 49 Jakarta yang bertema "Menjaga Kebersihan Lingkungan"




Assalamualaikum Wr.Wb

Yth. Ibu wali kelas
Serta teman-teman sekalian yang saya cintai

Marilah kita bersama-sama memanjatkan puji dan syukur kita ke hadirat Allah SWT karena berkah dan karunianya kita semua dapat berkumpul dalam keadaan sehat wal’afiat pada hari yang cerah ini

Teman-teman yang saya banggakan,

Pertama-tama perlu kita sadari bahwa lingkungan adalah tempat menggantungkan hidup bagi kita semua, umat manusia. Maka kita harus menjaga lingkungan kita baik-baik agar bumi menghasilkan keuntungan bagi kita, bukan kerugian bahkan bencana bagi kita. Salah satu cara agar lingkungan tidak memberikan bencana bagi kita adalah menjaga kebersihan lingkungan

Dalam menjaga kebersihan lingkungan maka kita harus mengetahui terlebih dahulu apa arti kebersihan lingkungan. Arti kebersihan lingkungan yang sesungguhnya adalah suatu keadaan dimana lingkungan tersebut adalah layak untuk ditinggali manusia, dimana keadaan kesehatan manusia secara fisik dapat terjaga.. Maka kita harus menjaga kebersihan lingkungan agar tercipta kehidupan yang layak dan sejahtera.

Teman-teman yang Berbahagia,

Menjaga Kebersihan Lingkungan adalah cara terbaik dalam mencegah berbagai penyakit yang mengintai pada musim hujan seperti sekarang. Menjaga kebersihan lingkungan dapat dimulai dari membersihkan sekolah kita tercinta, SMPN 49 Jakarta. Apabila sekolah kita bersih maka orang lainpun tak segan untuk mencontoh kebiasaan baik kita dalam membersihkan sekolah kita ini. Dan kita sebagai penghuni sekolah ini juga terkena dampak positifnya yaitu kegiatan belajar mengajar menjadi nyaman karena lingkungan sekolah kita bersih.

Menjaga kebersihan Lingkungan sekolah dapat dilakukan dengan cara membuang sampah yang ada di lingkungan sekolah kita ke tempat sampah, melaksanakan kegiatan piket kelas setiap hari secara teratur dan PSN 30 menit setiap hari jum’at dalam rangka membersihkan lingkungan sekolah dari Sarang nyamuk Ades Aegypti yang menimbulkan penyakit demam berdarah.

Teman-teman Sekalian,

Sebagai penutup saya mengutip kata pepatah yang mengatakan bahwa kebersihan adalah sebagian dari iman maka apabila seseorang tidak peduli terhadap kebersihan maka ia sesungguhnya bukan merupakan orang yang beriman penuh. Kedepanya saya juga berharap kita sebagai umat manusia dapat lebih giat lagi dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Sekian pidato dari saya, kurang lebihnya saya mohon maaf
Wassalamu'alaikum Wr.Wb.

jupiteresta

20 komentar:

tugas sunda

« PERLUNA PARA RUMAJA NGAMUMULE BASA SUNDA DINA RARAGA NGAMEKARKEUN BUDAYA NASIONAL

Postingan Blog yang Terpotong Saat Posting Lewat Ponsel »

PERLUNA PARA RUMAJA NGAMUMULE BASA SUNDA DINA RARAGA NGAMEKARKEUN BUDAYA NASIONAL (2)

Kacida deudeuhna lamun jaga anak incu urang basa Sundana deet pisan, kabeungharan kecapna bisa diitung ku ramo, komo kamampuan ngarang dina basa Sunda jeung ngapresiasikeun sastra Sunda. Kacida ngagerihna hate urang jeung karuhun-karuhun urang lamun anak incu urang teu nyahoeun deui saha ari udeg-udeg teh, naon ari lengkob, ngaseuk, sapocong, wanci pecat sawed, usum ngijih, jamotrot, bocokol, pagupon, paranje, teu bisa ngabedakeun antara boga, gaduh, jeung kagungan. Boa-boa lamun hayang diajar basa Sunda jeung sastra Sunda oge kudu ngulik ka mancanagara, ka Walanda, kusabab di Indonesia euweuh ahlina. Atuh basa Sunda teh kari waasna wae, kari sajarah, yen di tatar Sunda, di Jawa Barat teh baheulana marake basa Sunda. Deudeuh teuing Ki Sunda.
Sakali deui kuring umajak, ngamumule basa Sunda teh lain tanggung jawab pamarentah wungkul, lain tanggung jawab sastrawan jeung budayawan Sunda wungkul, tapi tanggung jawab urang sarerea, para rumaja. Saha deui nu baris ngajaga hirup-huripna, ngariksa, miara basa Sunda teh iwal ti urang. Lamun urang ngamumule basa Sunda lain hartina urang primordialis atawa provinsionalis, tapi urang geus ngajaga jeung ngamekarkeun budaya daerah, budaya nasional, geus milu partisipasi dina pangwangunan PJP II utamana di Jawa Barat.
Basa Sunda teh milik urang, milik urang Sunda, milik nagara Indonesia. Maju mundurna basa Sunda, mekar henteuna basa Sunda gumantung ka urang, para rumaja.
Mung sakieu biantara ti simkuring. Hapunten pami aya cariosan anu kirang merenah dina manah. Hatur nuhun ka sadayana.
Assalamualaikum Wr. wb.
[Naskah pidato dikonsep dan dibuat sendiri, dengan melihat sumber-sumber, diketik menggunakan mesin tik manual sebanyak tiga lembar kertas folio, dihapalkan di luar kepala, disampaikan pada Lomba Pidato Basa Sunda antar pelajar se-Jawa Barat tahun 1994 yang diselenggarakan Paguyuban Mahasiswa Sastra Sunda Universitas Padjadjaran. Alhamdulillah menjadi juara umum.]

Selasa, 23 Maret 2010

Rapat Paripurna DPR Ricuh

Rapat Paripurna DPR Ricuh
Banyak dugaan muncul terkait Rapat Paripurna DPR soal Kasus Bank Century yang berakhir ricuh, pada Selasa (2/3/2010) semalam adalah sebuah hal yang di sengaja atau settingan dari Partai Demokrat sendiri dan hal itu dimaksutkan untuk mengurangi masa sidang menjadi satu hari seperti yang diinginkan Partai Golkar, PDIP, Hanura dan Gerindra.

Dugaan adanya settingan atau unsur kesengajaan membuat Rapat Paripurna DPR yang berakhir ricuh juga dipublikasikan oleh salah satu situs portal berita Indonesia, Inilah.com.

Seperti yang tertulis disitus tersebut, menyatakan bahwa seorang sumber situs inilah di DPP Partai Demokrat membenarkan hal tersebut. Menurutnya, Marzuki Alie sengaja diminta untuk menutup sidang secepat mungkin.

Dengan ditutupnya sidang secara sepihak oleh Marzuki Alie, maka sidang itupun berakhir ricuh dan tanpa ada kesepekatan baru soal masa sidang paripurna.

Dengan masa sidang yang dijadwalkan menjadi dua hari, yaitu 2 dan 3 Maret, maka sumber situs inilah.com menambahkan, Partai Demokrat masih memiliki waktu untuk melanjutkan lobi-lobi politik dengan fraksi-fraksi di DPR terkait voting yang akan dilakukan terhadap opsi kesimpulan dan rekomendasi Pansus Century pada sidah Paripurna Rabu (3/3/2010).

Seperti diketahui, dalam laporan kerja Pansus Century yang dibacakan Ketua Pansus Idrus Marham, telah mengerucut dua opsi kesimpulan dan rekomendasi yang tidak bisa diputusakan Pansus. Opsi tersebut adalah opsi A yang menganggap kebijakan Bailout Century dan pelaksanaannya tidak ada masalah. Dan opsi C yang menganggap ada pelanggaran yang dilakukan pejabat terkait pada kebijakan Bailout Century dan pelaksanaannya.

Berdasarkan informasi yang beredar, hingga Selasa (2/3), fraksi yang memilih opsi A adalah, Demokrat, PKB dan PAN. Sementara, Fraksi yang memilih opsi C adalah Golkar, PDIP, PKS, PPP, Gerindra dan Hanura. Meski begitu, hingga berita ini diturunkan, belum dapat dikonfirmasikan kepada Fraksi Demokrat soal kebenaran kabar kericuhan Sidang Paripurna DPR sengaja dilakukan Demokrat.From


Banyak dugaan muncul terkait Rapat Paripurna DPR soal Kasus Bank Century yang berakhir ricuh, pada Selasa (2/3/2010) semalam adalah sebuah hal yang di sengaja atau settingan dari Partai Demokrat sendiri dan hal itu dimaksutkan untuk mengurangi masa sidang menjadi satu hari seperti yang diinginkan Partai Golkar, PDIP, Hanura dan Gerindra.

Dugaan adanya settingan atau unsur kesengajaan membuat Rapat Paripurna DPR yang berakhir ricuh juga dipublikasikan oleh salah satu situs portal berita Indonesia, Inilah.com.

Seperti yang tertulis disitus tersebut, menyatakan bahwa seorang sumber situs inilah di DPP Partai Demokrat membenarkan hal tersebut. Menurutnya, Marzuki Alie sengaja diminta untuk menutup sidang secepat mungkin.

Dengan ditutupnya sidang secara sepihak oleh Marzuki Alie, maka sidang itupun berakhir ricuh dan tanpa ada kesepekatan baru soal masa sidang paripurna.

Dengan masa sidang yang dijadwalkan menjadi dua hari, yaitu 2 dan 3 Maret, maka sumber situs inilah.com menambahkan, Partai Demokrat masih memiliki waktu untuk melanjutkan lobi-lobi politik dengan fraksi-fraksi di DPR terkait voting yang akan dilakukan terhadap opsi kesimpulan dan rekomendasi Pansus Century pada sidah Paripurna Rabu (3/3/2010).

Seperti diketahui, dalam laporan kerja Pansus Century yang dibacakan Ketua Pansus Idrus Marham, telah mengerucut dua opsi kesimpulan dan rekomendasi yang tidak bisa diputusakan Pansus. Opsi tersebut adalah opsi A yang menganggap kebijakan Bailout Century dan pelaksanaannya tidak ada masalah. Dan opsi C yang menganggap ada pelanggaran yang dilakukan pejabat terkait pada kebijakan Bailout Century dan pelaksanaannya.

Berdasarkan informasi yang beredar, hingga Selasa (2/3), fraksi yang memilih opsi A adalah, Demokrat, PKB dan PAN. Sementara, Fraksi yang memilih opsi C adalah Golkar, PDIP, PKS, PPP, Gerindra dan Hanura. Meski begitu, hingga berita ini diturunkan, belum dapat dikonfirmasikan kepada Fraksi Demokrat soal kebenaran kabar kericuhan Sidang Paripurna DPR sengaja dilakukan Demokrat.From
Rapat Paripurna DPR Ricuh

Banyak dugaan muncul terkait Rapat Paripurna DPR soal Kasus Bank Century yang berakhir ricuh, pada Selasa (2/3/2010) semalam adalah sebuah hal yang di sengaja atau settingan dari Partai Demokrat sendiri dan hal itu dimaksutkan untuk mengurangi masa sidang menjadi satu hari seperti yang diinginkan Partai Golkar, PDIP, Hanura dan Gerindra.

Dugaan adanya settingan atau unsur kesengajaan membuat Rapat Paripurna DPR yang berakhir ricuh juga dipublikasikan oleh salah satu situs portal berita Indonesia, Inilah.com.

Seperti yang tertulis disitus tersebut, menyatakan bahwa seorang sumber situs inilah di DPP Partai Demokrat membenarkan hal tersebut. Menurutnya, Marzuki Alie sengaja diminta untuk menutup sidang secepat mungkin.

Dengan ditutupnya sidang secara sepihak oleh Marzuki Alie, maka sidang itupun berakhir ricuh dan tanpa ada kesepekatan baru soal masa sidang paripurna.

Dengan masa sidang yang dijadwalkan menjadi dua hari, yaitu 2 dan 3 Maret, maka sumber situs inilah.com menambahkan, Partai Demokrat masih memiliki waktu untuk melanjutkan lobi-lobi politik dengan fraksi-fraksi di DPR terkait voting yang akan dilakukan terhadap opsi kesimpulan dan rekomendasi Pansus Century pada sidah Paripurna Rabu (3/3/2010).

Seperti diketahui, dalam laporan kerja Pansus Century yang dibacakan Ketua Pansus Idrus Marham, telah mengerucut dua opsi kesimpulan dan rekomendasi yang tidak bisa diputusakan Pansus. Opsi tersebut adalah opsi A yang menganggap kebijakan Bailout Century dan pelaksanaannya tidak ada masalah. Dan opsi C yang menganggap ada pelanggaran yang dilakukan pejabat terkait pada kebijakan Bailout Century dan pelaksanaannya.

Berdasarkan informasi yang beredar, hingga Selasa (2/3), fraksi yang memilih opsi A adalah, Demokrat, PKB dan PAN. Sementara, Fraksi yang memilih opsi C adalah Golkar, PDIP, PKS, PPP, Gerindra dan Hanura. Meski begitu, hingga berita ini diturunkan, belum dapat dikonfirmasikan kepada Fraksi Demokrat soal kebenaran kabar kericuhan Sidang Paripurna DPR sengaja dilakukan Demokrat.From

3 Tokoh Karakter Laskar Pelangi

LASKAR PELANGI

Cerita terjadi di desa Gantung Belitung Timur. Dimulai ketika sekolah Muhammdiyah terancam akan dibubarkan oleh Depdikbud Sumsel jika tidak mencapai siswa baru sejumlah 10 anak. Ketika itu baru 9 anak yang menghadiri upacara pembukaan, akan tetapi tepat ketika Pak Harfan, sang kepala sekolah, hendak berpidato menutup sekolah, Harun dan ibunya datang untuk mendaftarkan diri di sekolah kecil itu.

Dari sanalah dimulai cerita mereka. Mulai dari penempatan tempat duduk, pertemuan mereka dengan Pak Harfan, perkenalan mereka yang luar biasa di mana A Kiong yang malah cengar-cengir ketika ditanyakan namanya oleh guru mereka, Bu Mus. Kejadian bodoh yang dilakukan oleh Borek, pemilihan ketua kelas yang diprotes keras oleh Kucai, kejadian ditemukannya bakat luar biasa Mahar, pengalaman cinta pertama Ikal, sampai pertaruhan nyawa Lintang yang mengayuh sepeda 80 km pulang pergi dari rumahnya ke sekolah.

Mereka, Laskar Pelangi - nama yang diberikan Bu Muslimah akan kesenangan mereka terhadap pelangi - pun sempat mengharumkan nama sekolah dengan berbagai cara. Misalnya pembalasan dendam Mahar yang selalu dipojokkan kawan-kawannya karena kesenangannya pada yang membuahkan kemenangan manis pada karnaval 17 Agustus, dan kejeniusan luar biasa Lintang yang menantang dan mengalahkan Drs. Zulfikar, guru sekolah kaya PN yang berijazah dan terkenal, dan memenangkan lomba cerdas cermat. Laskar Pelangi mengarungi hari-hari menyenangkan, tertawa dan menangis bersama. Kisah sepuluh kawanan ini berakhir dengan kematian ayah Lintang yang memaksa Einstein cilik itu putus sekolah dengan sangat mengharukan, dan dilanjutkan dengan kejadian 12 tahun kemudian di mana Ikal yang berjuang di luar pulau Belitong kembali ke kampungnya. Kisah indah ini diringkas dengan kocak dan mengharukan oleh Andrea Hirata, kita bahkan bisa merasakan semangat masa kecil anggota sepuluh Laskar Pelangi ini.

3 Tokoh Karakter Di Laskar Pelangi:

§ Lintang : Teman sebangku Ikal yang luar biasa jenius. Ayahnya bekerja sebagai nelayan miskin yang tidak memiliki perahu dan harus menanggung kehidupan 14 jiwa anggota keluarga. Lintang telah menunjukkan minat besar untuk bersekolah semenjak hari pertama berada di sekolah. Ia selalu aktif didalam kelas dan memiliki cita-cita sebagai ahli matematika. Sekalipun ia luar biasa pintar, pria kecil berambut merah ikal ini pernah salah membawa peralatan sekolahnya. Cita-citanya terpaksa ditinggalkan agar ia dapat bekerja untuk membiayai kebutuhan hidup keluarganya semenjak ayahnya meninggal.

  1. § Bu muslimah : Bernama lengkap N.A Muslimah Hafsari Hamid binti K.A. Abdul Hamid. Dia adalah Ibunda Guru bagi Laskar Pelangi. Wanita lembut ini adalah pengajar pertama Laskar Pelangi dan merupakan guru yang paling berharga bagi mereka.

§ Pak Harfan : Nama lengkap K.A Harfan Efendy Noor bin K.A. Fadillah Zein Noor. Kepala sekolah dari sekolah Muhammadiyah. Ia adalah orang yang sangat baik hati dan penyabar meski murid-murid awalnya takut melihatnya.

Senin, 22 Februari 2010

Kisah Pengusaha Sukses

Kisah Pengusaha Sukses

Pak Made merupakan lulusan STM bangunan. Dia lahir pada 12 April 1956. Dia mulay mengawali bisnisnya dengan dua gerobak. Kini, ia memiliki 10 pabrik dan 2.000 outlet Edam Burger yang tersebar di seluruh Indonesia. Segalanya tentu tak mudah diraih. Bahkan, ia pernah menjalani hidup yang keras di Jakarta.
(Di rumah mungil di kawasan Perumnas Klender, Jakarta Timur, belasan pegawai berkaus merah kuning terlihat sibuk. Roti, daging, sosis, hingga botol-botol saus kemasan bertuliskan Edam Burger disusun rapi dalam wadah-wadah plastik siap edar.
Begitulah, hidup dia bergulir hingga menamatkan STM bangunan tahun 1975. Bosan di Bali, dia pun merantau ke Jakarta tanpa tujuan dan dia menumpang di kontrakan kakaknya di Utan Kayu. Untuk mengisi perut, dia sempat menjadi tukang cuci pakaian, kuli bangunan, dan kondektur bis PPD.
Tahun 1985, dia pulang ke kampung halaman. Pada 25 Desember tahun itu, dia menikah dengan perempuan sedaerah, Made Arsani Dewi. Oleh karena cinta mereka bertaut di Jakarta, mereka memutuskan kembali ke Ibu Kota untuk mengadu nasib. Kami membeli rumah mungil di daerah Pondok Kelapa. Waktu itu dia bisnis mobil omprengan. Awalnya berjalan lancar, tapi karena deflasi melanda tahun 1986-an, dia pun jatuh bangkrut.
Titik cerah muncul di tahun 1990. Dia pindah ke Perumnas Klender. Tanpa sengaja dia melihat orang berjualan burger. Dia pikir, tak ada salahnya mencoba. Dia nekad meminjam uang ke bank, tapi tak juga diluluskan. Akhirnya dia kesal dan malah meminjam Rp 1,5 juta ke teman untuk membeli dua buah gerobak dan kompor.
Bahan-bahan pembuatan burger, seperti roti, sayur, daging, saus, dan mentega, dia ecer di berbagai tempat. Dibantu seorang teman,dia menjual burger dengan cara berkeliling mengayuh gerobak. Burger dagangannya dia labeli Lovina, sesuai nama pantai di Bali yang sangat indah.
Banyak suka dan duka yang dia alami. Susahnya kalau hujan turun, dia tak bisa jalan. Roti tak laku, Akhirnya, ya, dimakan sendiri. Di awal-awal dia jualan, tak jarang tak ada satu pun pembeli yang menghampiri, padahal seharian dia mengayuh gerobak. Mereka mungkin berpikir, burger itu pasti mahal. Padahal, sebenarnya tidak. Dia hanya mematok harga Rp 1.700 per buah. Baru setelah tahu murah, pembeli mulai ketagihan. Dalam sehari bisa laku lebih dari 20 buah.
Untuk mengembangkan usaha, dia mengajak ibu-ibu rumah tangga berjualan burger di depan rumah atau sekolah.. Sungguh luar biasa, upaya berhasil. Dalam dua tahun, gerobak burger Pak Made beranak menjadi lebih dari 40 buah. Dia pun pensiun menjajakan burger berkeliling dan menyerahkan semua pada anak buah
Tak berhenti sampai di situ, tahun 1996 Pak Made mencoba membuat roti sendiri dan membuat inovasi cita rasa saus. Seminggu berkutat di dapur, hasilnya tak mengecewakan Dia berhasil menciptakan resep roti dan saus burger bercita rasa lidah orang Indonesia. Rasanya jelas berbeda dengan burger yang dijual di berbagai restoran cepat saji
Sumber : http://cepiar.blogspot.com/2007/12/kisah-pengusaha-sukses.html

Rabu, 06 Januari 2010

arti cinta

Di dalam kedinginan jiwaku

Kau hadir mendekap erat kalbuku

Dalam kesendirian nuraniku

Kau temani aku dengan kemesraan

Dalam kegalauan jiwaku

Kau hadir untuk menghiburku

Dalam kesepian malamku

Kau hadir dalam indahnya mimpiku

Tiada yang kupikirkan selama ini

Kecuali aku merasa berarti bersamamu

Kan kuayun langkahku ini

Bersama irama kerinduan

Kangen khan slalu menyelimuti hatiku

Tak ada sesuatu terindah untuku

Karena kau segala-galanya bagiku